![]() |
astakajambi.com |
astakajambi.com,- Wakil Ketua DPRD Bungo, Darwandi, S.H., mendesak Dinas Perizinan untuk segera menindaklanjuti keberadaan stockpile batu bara ilegal milik PT SGM, PT SKE, dan PT KBPC yang masih bebas beroperasi.
Menurutnya, persoalan ini seharusnya sudah dapat diselesaikan jika Dinas Perizinan benar-benar serius dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Apalagi, stockpile ilegal tersebut telah beroperasi hampir satu tahun tanpa izin yang jelas.
"Saya minta Dinas Perizinan jangan hanya diam. Jika sudah menerima laporan, seharusnya segera mengambil tindakan," tegas Darwandi, Selasa (11/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa lokasi stockpile saat ini berada di wilayah yang tidak diperbolehkan, sehingga perizinan pun tidak bisa diproses. Oleh karena itu, perusahaan seharusnya diarahkan ke lokasi yang sesuai dengan regulasi.
"Kalau memang lokasinya tidak masuk dalam zona yang diperbolehkan, ya harus ditutup. Perusahaan tidak bisa mengurus izin jika tetap bertahan di sana," ujar Darwandi.
Ia juga menyoroti potensi kerugian bagi Pemerintah Daerah akibat keberadaan stockpile ilegal ini. Karena tidak memiliki izin, pemerintah tidak dapat memungut retribusi yang seharusnya menjadi pemasukan daerah.
"Kita tidak melarang investasi di daerah ini, tapi harus sesuai aturan dan membayar kewajiban. Jangan seenaknya beroperasi secara ilegal di lokasi yang dilarang," tegasnya.
Darwandi menegaskan, jika perusahaan tetap tidak mau pindah dan enggan mengurus izin, maka Dinas Perizinan harus bertindak tegas. Ia mendorong agar dinas terkait segera berkoordinasi dengan instansi berwenang untuk menutup stockpile ilegal tersebut. (Red : Jeffry, Sum : Jambiupdate)